Mie ayam sering dianggap pilihan makan siang yang "ringan" dibanding nasi padang atau gorengan, mungkin karena porsinya kelihatan sedang dan kuahnya sedikit. Tapi begitu dilihat angkanya, mie ayam ternyata nggak seringan yang dikira.
Menurut Alodokter, satu porsi mie ayam standar seberat 200-250 gram — tanpa tambahan pangsit goreng, bakso, atau kerupuk — sudah mengandung sekitar 400-500 kalori. Ini murni dari mie telur, potongan ayam berbumbu, sawi, dan kuah gurihnya saja.
Data dari FatSecret yang dikutip Kontan MomsMoney memberi gambaran serupa: satu mangkuk mie ayam seberat 240 gram mengandung sekitar 421 kalori, dengan rincian 40 persen dari lemak, 44 persen karbohidrat, dan 16 persen protein. Dua sumber ini sama-sama menempatkan mie ayam polos di kisaran 400 kalorian ke atas — bukan angka kecil untuk menu yang sering dianggap ringan.
Alodokter mencatat, penambahan pangsit goreng, bakso, atau kerupuk bisa menambah 100-200 kalori lagi. Kombinasi mie ayam dengan dua pangsit goreng dan bakso, misalnya, bisa saja mengandung lebih dari 600 kalori dalam satu porsi.
Jumlah kalori mie ayam juga bergantung di mana dibelinya. Penjual di warung atau restoran kadang memakai lebih banyak minyak atau topping dibanding mie ayam buatan rumah, sehingga kalorinya bisa lebih tinggi lagi dari perkiraan standar ini.
Konsumsi mie ayam berkalori tinggi secara berlebihan, menurut Alodokter, bisa meningkatkan risiko kelebihan berat badan, kolesterol tinggi, serta tekanan darah tinggi — terutama kalau jarang berolahraga atau sudah sering makan makanan tinggi lemak dan garam lainnya.
Kalau bisa, kurangi jumlah pangsit goreng atau ganti dengan pangsit rebus. Minta kuah dan minyak ayam dipisah supaya bisa diatur sendiri jumlahnya. Sawi dan sayuran dalam mie ayam sebenarnya menyumbang vitamin C, vitamin A, serat, dan mineral yang lumayan — jadi bagian itu justru layak ditambah, bukan dikurangi.
Kalau situs ini kepakai, bantu sebarin biar makin banyak yang ketolong.