Halaman lagi ke-zoom, jadi ada bagian yang kepotong. Coba cubit layar ke dalam (pinch-zoom out) biar semua kelihatan.
KaloriLokal
← Kembali ke Artikel

Soto kelihatan ringan, tapi jangan salah

"Soto" itu istilah payung buat puluhan hidangan berkuah yang beda-beda isinya di tiap daerah — dari yang benar-benar ringan sampai yang kuahnya kaya lemak. Nggak semuanya bisa disamaratakan kalorinya.

Soto ayam: kelihatan ringan, tapi lumayan

Eko Dwi Martini, ahli gizi Graha Amerta RSUD dr. Soetomo Surabaya, dalam wawancara dengan Suara Surabaya menjelaskan satu porsi soto ayam tanpa nasi biasanya ada di kisaran 250-300 kalori — sudah termasuk toge, kol, dan suun. Begitu ditambah nasi porsi normal, totalnya naik ke 350-400 kalori. Kalau ditambah kerupuk atau lauk seperti jeroan dan telur muda, angkanya bisa lebih tinggi lagi.

Penyebabnya bukan cuma kaldunya. Banyak penjual soto ayam menambahkan santan atau menggoreng bawang dengan minyak yang cukup banyak untuk taburan, dan itu yang bikin kuah bening terasa gurih tapi diam-diam membawa lemak ekstra.

Soto daging biasanya lebih berat

Menurut sumber yang sama, soto daging porsi biasa tanpa nasi dan lauk tambahan bisa mencapai 400 kalori — lebih tinggi dari soto ayam karena kandungan lemak daging sapi. Kalau ditambah nasi, totalnya bisa tembus 600 kalori sekali makan.

Coto Makassar: ketemu datanya, dengan catatan

Coto Makassar sering disebut sebagai salah satu varian soto paling populer di Indonesia, dan secara bahan jelas beda dari soto ayam biasa. Kuahnya dibuat kental dari kacang tanah sangrai yang dihaluskan — bukan dari santan — dicampur kaldu daging dan jeroan sapi (usus, paru, jantung, hati) yang direbus berjam-jam.

Menurut NutriNusa, satu mangkuk Coto Makassar (sekitar 250 gram) mengandung 289 kalori, dengan rincian protein 25,4 gram, lemak 15,3 gram, dan karbohidrat 12,9 gram. Perlu diketahui, NutriNusa adalah situs agregator data gizi yang mengutip FatSecret Indonesia dan NilaiGizi.com, bukan lembaga penelitian independen — jadi angka ini masuk kategori "sumber tunggal", bukan yang paling meyakinkan di situs ini.

Ada juga penelitian akademik dari Utami (2012), dikutip Jurnal Al-Kimia UIN Alauddin, yang mencatat kandungan protein Coto Makassar di kisaran 20,82-26,56 gram dan lemak 16-22,58 gram — tapi basis porsinya tidak dijelaskan sejelas NutriNusa, sehingga belum bisa dipakai untuk saling mengonfirmasi angka kalori totalnya. Karena itu, anggap 289 kalori per porsi ini sebagai estimasi yang masuk akal, bukan angka final.

Yang perlu diingat

Soto sering dianggap pilihan "aman" saat sedang menjaga berat badan karena kuahnya bening dan porsinya kelihatan kecil. Kenyataannya, jenis soto yang berlemak (daging, jeroan, atau berbahan kacang seperti Coto) bisa menyumbang kalori setara atau lebih tinggi dari nasi dengan lauk biasa. Kalau mau versi yang lebih ringan, soto ayam tanpa kulit dan tanpa tambahan santan/minyak goreng bawang adalah pilihan yang lebih masuk akal.

Bagikan ke teman

Kalau situs ini kepakai, bantu sebarin biar makin banyak yang ketolong.